Setelah sebelumnya memperkenalkan “Idola”, BANI kembali dengan single “Jaga-Jaga” yang membawa cerita jauh lebih personal dan emosional.
Lagu ini lahir dari perasaan serta pengalaman BANI kepada sang istri. “Jaga-Jaga” menjadi semacam pesan, bentuk kasih sayang, sekaligus doa untuk seseorang yang dicintai—tentang harapan agar kelak ketika dirinya tak lagi berada di sisi, orang yang ditinggalkan tetap mampu menjalani hidup dengan baik dan tenang.

Berbeda dari “Idola” yang menjadi single sebelumnya, “Jaga-Jaga” hadir dengan atmosfer yang lebih dalam, melankolis, dan emosional. Nuansa tersebut diperkuat lewat produksi Rhesa Aditya dari duo Endah N Rhesa.
Dalam proses pengerjaannya, BANI turut melibatkan Bintang Raga, Redinka Nahumury, dan Samuel Paul Gerald. Tak hanya sebagai vokalis, BANI juga mengambil peran pada permainan bass dalam lagu ini.
Lewat “Jaga-Jaga”, BANI menghadirkan sebuah karya yang terasa intim—bukan sekadar tentang kehilangan, tetapi tentang kasih sayang yang ingin tetap tinggal, bahkan ketika seseorang sudah tak lagi berada di sana.

