Menyingkap ROCKET QUEEN lewat dua Mini Album mereka, GEO x LOGIC

Jauh sebelum hari ini, pada tanggal 25 November 2022 Rocket Queen akhirnya meluncurkan mini album pertama bertajuk “Geo”. Berisis 4 lagu sederhana, masing-masing berjudul Matahari terbit, Musim Mencintaimu, Kabut Pagi Hari, dan Badai dari Selatan.

Track-track ini mengalir seperti kisah perjalanan cinta dua orang kekasih sejak awal bertemu sampai bagaimana menyikapi sebuah hubungan agar tetap bertahan dengan penuh optimisme. Berangkat dari pengalaman pribadi personel utamanya (Duo) Bernard dan Trysna yang juga adalah sepasang suami – istri, membuat lagu-lagu ini dekat dengan pengalaman para pasangan muda. Lirik-liriknya mengusung gaya yang puitis – visualis sebagaimana tergambar pada judul-judul lagunya.
Seiring berjalannya waktu, Rocket Queen mengisi panggung-panggung di kota Maumere, dan juga beberapa kota di daratan pulau Flores seperti Ende dan Larantuka. Lagu-lagu mereka dirilis dalam format band, namun dalam performnya juga bisa dibawakan dalam format duo (vokal dan piano).

Pada 25 Januari 2025, Rocket Queen kembali merilis mini Album kedua bertajuk “Logic”.
Kali ini lagu-lagu RQ bercerita tentang cinta yang lebih luas. Kepedulian kepada hubungan sesamanya lewat track Ayu Rayu Jarak. Track Bersandar dan Menanti yang adalah kata hati suami kepada istri tentang menanti momongan, namun dipoles lebih rileks agar bisa dipakai juga untuk segala hal yang teman-teman sangat harapkan namun belum tiba digenggaman. Sedangkan Bujur Timur adalah track tentang cinta tak harus memiliki yang harus diakui dengan lantang dan sadar.

Dalam kemasan musiknya Rocket Queen mengambil genre pop namun tetap memberikan hentakan dan rancak agar tetap optimis. Rocket Queen sadar, cinta harus tetap menggebu walaupun di tengah badai, karena itulah fungsinya cinta, melekatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top