Ketika suara rakyat dipertanyakan, kebijakan terasa jauh dari mereka yang terdampak, dan ketidakadilan terus dianggap biasa—diam bukan lagi satu-satunya pilihan.
Dari keresahan itulah Sehat-Sehat Kawan menghadirkan album debut “Diagnosa Rekayasa”: 12 lagu yang menjadi ruang untuk menyuarakan kritik, kegelisahan, sindiran, dan suara hati terhadap realitas sosial di sekitar.
Bagi mereka, musik bukan sekadar hiburan. Musik adalah cara untuk mempertanyakan keadaan.
Judul seperti “Anak Titipan”, “Harus Kaya”, “MBG (Makan Bayar Gaes)”, “Janji Caleg”, “IKN (Ikutin Kerjain Ngakalin)”, hingga “Saya Akan Lawan (I Will Fight)” memperlihatkan bagaimana keresahan tersebut diterjemahkan menjadi musik.

Di balik album ini ada tiga personel: Moyo (bass & vocals), Bee Wrongway (guitars & vocals), dan Bonsky (drums & vocals). Tiga suara yang bertemu dalam satu keresahan.
Diproduksi bersama Senyawa Record, “Diagnosa Rekayasa” tidak datang untuk mengklaim paling benar. Mereka hanya ingin mengajak pendengar mendengar, berpikir, mempertanyakan, dan tidak takut menyuarakan apa yang diyakini.
12 lagu. 3 suara. 1 keresahan.
Karena ketika keresahan mulai bersuara, suara bisa menjadi perlawanan.
“Diagnosa Rekayasa” — Sehat-Sehat Kawan
Out now di berbagai platform musik digital.

