BLUTRIC — “PARASIT”

Kadang yang paling menguras hidup bukan kehilangan, tapi hubungan, keadaan, dan luka yang terus kita bawa tanpa pernah benar-benar selesai.

Dari Bandung, BLUTRIC hadir lewat album perdana “PARASIT”, sebuah perjalanan pop alternatif yang merekam sisi pahit kehidupan, cinta, kehilangan, penyesalan, hingga keberanian untuk kembali melangkah.

Berisi 8 lagu, album ini dibangun sebagai cerita yang saling terhubung. Dari hubungan toxic dalam “PARASIT”, perpisahan dalam “TERUS BERJALAN”, kerinduan di “ADA ’ANJI”, hingga kehilangan dan keputusasaan lewat “DAN KAU.”

Ada pula “WANITA YANG KU SEBUT CINTA”, tentang sosok ibu sebagai tempat pulang dan cinta yang tetap hadir ketika hidup sedang berantakan. Sementara “FORGIVE ME PLEASE” membawa penyesalan dan permintaan maaf, sebelum semuanya ditutup lewat “IKHLAS”—tentang menerima apa yang telah dilewati dan percaya bahwa setelah kesulitan selalu ada kemudahan.

Secara musikal, BLUTRIC membawa warna pop alternatif dengan nuansa nostalgia era 80–90an, dikemas melalui aransemen yang dinamis dan emosional.

Album ini digarap selama kurang lebih tiga bulan sejak Februari 2026 dan seluruh proses rekamannya dikerjakan di Sacho Produce, Bandung, termasuk mixing dan mastering.

“PARASIT” bukan cuma album perdana. Ia adalah kumpulan cerita tentang manusia yang pernah terluka, mencintai, kehilangan, dan akhirnya belajar untuk tetap berjalan.

“PARASIT” — BLUTRIC
8 tracks • Pop Alternative • Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top