Di balik kebisingan, selalu ada keresahan yang ingin disampaikan.
Band thrash metal asal Pekanbaru, NOISER, resmi merilis debut album penuh “HUMANIORA” pada 28 Agustus 2026. Berisi delapan lagu dengan durasi sekitar 25 menit, album ini menjadi rangkuman pengamatan NOISER terhadap manusia dan segala kontradiksinya.
Kekuasaan, keserakahan, konflik, kebencian, moralitas, hingga kehancuran peradaban menjadi bagian dari narasi yang mereka bawa. Semua dituangkan lewat riff gitar yang tajam, permainan drum yang intens, dan energi thrash metal yang agresif.

Perjalanan menuju “HUMANIORA” telah dimulai sejak “Find The Throne” pada 2022, lalu berlanjut lewat “Syair Memabukkan” pada 2025. Kini, kedua jejak tersebut menemukan konteks yang lebih luas bersama enam materi lainnya.
Beberapa track seperti “Tuan Makan Senjata”, “Sampah Peradaban”, “Istana”, dan “Syair Memabukkan” memperlihatkan bagaimana NOISER menjadikan musik sebagai ruang untuk mengamati manusia—sebagai pencipta sekaligus korban dari dunia yang mereka bangun sendiri.
Bukan sekadar kebisingan. “HUMANIORA” adalah suara tentang manusia dan segala persoalannya.
“HUMANIORA” — NOISER
8 tracks • Thrash Metal • Pekanbaru, Riau
Out Now di berbagai platform musik digital.

